Apakah Code of Conduct di kantor Anda sudah masuk ke penilaian kinerja?

Banyak organisasi mengeluhkan lambatnya perubahan budaya kerja di lingkungan internal mereka. Padahal, aturan Code of Conduct (CoC) sudah disusun dengan sangat baik. Akar masalahnya sering kali terletak pada ketiadaan konsekuensi penilaian kualitatif pada evaluasi kinerja berkala.

3 Alasan Utama CoC Wajib Masuk Penilaian Kinerja :

  1. Mengubah “Himbauan” Menjadi “Kewajiban” : Tanpa porsi KPI yang jelas (ideal di angka 15–20%), kepatuhan terhadap aturan perilaku hanya bersifat opsional.
  2. Menjaga Keseimbangan Hard Skill & Soft Skill : Karyawan yang mencapai target omzet tinggi (high performer) tetapi memiliki perilaku toksik tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa koreksi KPI.
  3. Menciptakan Kebiasaan Berkelanjutan : Apa yang diukur adalah apa yang dieksekusi (what gets measured gets done). Penilaian berulang akan membentuk kebiasaan dan akhirnya menjadi budaya perusahaan.

Bagaimana Integrasi CoC dan KPI di Perusahaan Anda?

Tim Pehasolution siap mendampingi perusahaan Anda dalam menyusun Behavioral KPI Framework dan Code of Conduct yang aplikatif serta berdampak langsung pada performa bisnis.

Diskusi dan jadwalkan sesi konsultasi melalui www.pehasolution.com.

#CodeOfConductPadaKPI #IntegrasiBudayaDanKPI #KonsultanHumanCapital #PehaSolution #PerformanceAssessmentHR #TrainingBudayaPerusahaan #InternalisasiBudayaPerusahaan #ModulTrainingCulture #ValuesIntoAction

Scroll to Top